Analisis Perbandingan Infiltrasi Tanah Menggunakan Dua Metode sebagai Dasar Menghitung Desain Sistem Drainase Bandar Udara
DOI:
https://doi.org/10.61510/skyeast.v3i2.64Keywords:
double ring infiltration, infiltrasi tanah, metode horton, mitigasi banjirAbstract
Penelitian ini berjudul Analisis Perbandingan Infiltrasi Tanah Menggunakan Dua Metode Sebagai Dasar Menghitung Desain Sistem Drainase Bandar Udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan laju infiltrasi tanah menggunakan dua metode, yaitu metode Double Ring Infiltrometer dan metode Horton, sebagai dasar perhitungan desain sistem drainase bandar udara yang efektif dan adaptif terhadap kondisi lokal. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data lapangan dan kalibrasi model matematis. Metode Double Ring Infiltrometer digunakan untuk memperoleh data infiltrasi aktual, sedangkan metode Horton diaplikasikan untuk memodelkan laju infiltrasi secara teoritis berdasarkan hasil pengukuran. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa laju infiltrasi awal mencapai 0,5 cm/menit dan menurun menjadi konstan sebesar 0,1 cm/menit setelah tanah mencapai kondisi jenuh. Metode Horton menggambarkan penurunan laju infiltrasi secara eksponensial dan mampu mendekati hasil pengukuran lapangan dengan pola konsisten. Perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa keduanya saling melengkapi, dengan Double Ring Infiltrometer memberikan data aktual dan Horton memberikan pendekatan prediktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua metode dapat digunakan secara terpadu dalam perencanaan sistem drainase bandar udara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis tidak hanya untuk mitigasi banjir, tetapi juga dalam perancangan landasan pacu dan infrastruktur pendukung yang membutuhkan data infiltrasi sebagai dasar perhitungan kestabilan tanah dan sistem pengelolaan air hujan.
References
Arrosyidah, M. R., Djayus, Mislan, & Munir, R. (2024). Laju Infiltrasi Air di Lubang Biopori pada Berbagai Jenis Tanah di Kelurahan Loa Bakung. Jurnal Geosains Kutai Basin`, 7. https://doi.org/https://doi.org/10.30872/geofisunmul.v7i1.1237
Atharinafi, Z., & Wijaya, N. (2021). Land Use Change and Its Impacts on Surface Runoff in Rural Areas of The Upper Citarum Watershed (Case Study: Cirasea subwatershed). Journal of Regional and City Planning, 32(1). https://doi.org/10.5614/jpwk.2021.32.1.3
Bachtiar, Y. S., Harisuseno, D., & Fidari, J. S. (2022). Prediksi Laju Infiltrasi Berdasarkan Sifat Porositas Tanah, Distribusi Butiran Pasir, dan Lanau. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.12
Bahri, A. S., Aryanto, R., & Purwiyono, T. T. (2022). Kajian Infiltrasi Menggunakan Metode Horton di Area Desa Langse, Karangsambung Study of Infiltration Using The Horton Method in Langse Village Area, Karangsambung. Jurnal Eksakta Kebumian (JEK), 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.25105/jek.v3i2.16052
Febriani, N., & Ahyuni, A. (2023). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Tahun 2010-2020 terhadap Debit Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sikilang Kabupaten Pasaman Barat. El-Jughrafiyah Jurnal Geografi dan Terapannya, 3(1). https://doi.org/10.24014/jej.v3i1.19514
Firmanda, R. R., Harisuseno, D., & Hendrawan, A. P. (2022). Studi Pengaruh Sifat Fisik Tanah terhadap Laju Infiltrasi pada Lahan Pertanian. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.06
Haezer, H. R., Herawati, H., & Nurhayati. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Banjir pada Bagian Hilir Das Sekadau. JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang, 11(2). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jelast.v11i2.82109
Hartati, T. M., Teapon, A., Wati, I., Vitri Indrawati, U. S. Y., & Aji, K. (2023). Analisis Kapasitas Infiltrasi pada Beberapa Tipe Lahan Tegalan di Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan. Jurnal Agrikultura, 34(3). https://doi.org/10.24198/agrikultura.v34i3.47021
Kurniawan, R., & Sari, R. (2017). Pengaruh Permeabilitas terhadap Kecepatan Infiltrasi. Majalah Geografi Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.31851/deformasi.v2i1.1204
Shafa, R., Dein, A., Rini, I., Ari, D., & Hariyani, S. (2022). Dampak Perubahan Infiltrasi dan Run-Off terhadap Limpasan Permukaan dan Banjir Di Kota Cimahi. Planning for Urban Region and Environment Journal, 11.
Siregar, E. S., & Ali, M. (2022). Rancang Bangun Double Ring Infiltrometer untuk Pengukuran Penambahan Ketinggian Sabut Kelapa. Jurnal Permadi: Perancangan, Manufaktur, Material dan Energi, 4(3). https://doi.org/10.52005/permadi.v4i3.97
Susanawati, L. D., Rahadi, B., & Tauhid, Y. (2018). Penentuan Laju Infiltrasi Menggunakan Pengukuran Double Ring Infiltrometer dan Perhitungan Model Horton pada Kebun Jeruk Keprok 55 (Citrus Reticulata) Di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 5(2). https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2018.005.02.4
Suteja, Y. T. D. S., Harisuseno, D., & Wahyuni, S. (2022). Studi Laju Infiltrasi Menggunakan Model Horton dan Model Philip pada Berbagai Tutupan Lahan. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.07

